Kembali

Kebutuhan Tersier: Definisi, Contoh, dan Cara Mengelolanya

Oleh DICKY
18 Juni 2024
Kebutuhan Tersier: Definisi, Contoh, dan Cara Mengelolanya

Menurut tingkatannya, kebutuhan manusia dibagi menjadi tiga: kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Untuk mengetahui perbedaan dari tiga jenis kebutuhan tersebut, artikel ini akan fokus membahas tentang kebutuhan tersier. Apa yang dimaksud dengan kebutuhan tersier dan contohnya? Simak terus artikel berikut.

Apa yang dimaksud dengan kebutuhan tersier?

Kebutuhan tersier, bisa dibilang, adalah jenis kebutuhan mencakup barang-barang mewah. Tak heran jika kebutuhan tersier sering dikaitkan dengan upaya menciptakan atau meningkatkan harga diri.

BACA JUGA: Investasi Leher ke Atas: Arti, Manfaat, dan Jenisnya

Kebutuhan tersier bisa dikatakan bersifat prestise. Jika dibandingkan dua kebutuhan lain (premier dan sekunder), kebutuhan tersier tidak terlalu mendesak kebutuhannya. Akan tetapi, tak sedikit orang yang “terjebak” memenuhi kebutuhan demi meningkatkan derajat diri di dalam masyarakat.

Contoh kebutuhan tersier

koleksi barang mewah contoh kebutuhan tersier

Apa saja contoh kebutuhan tersier? Berikut ini adalah tiga contoh yang bisa kamu perhatikan:

Koleksi barang mewah

Barang mewah, seperti kendaraan atau jam tangan, dianggap bisa menjadi opsi untuk meningkatkan prestise. Akan tetapi, sesungguhnya ini merupakan kebutuhan yang tidak wajib dipenuhi.

Barang-barang mewah bisa menjadi kebutuhan tersier yang dianggap cerminan status sosial atau gaya hidup seseorang. Namun, ini tetap bukan kebutuhan primer yang sangat penting.

Barang fashion dan gaya hidup

Barang fashion dan aksesori bisa dianggap cerminan gaya hidup dan kepribadian individu. Harganya juga kadang-kadang cukup menguras kantong.

Tidak penting label desainer atau brand ternama. Sekarang ini, ada banyak pilihan tempat untuk berbelanja barang fashion atau aksesori dengan harga ”miring”, lho!

Liburan ke luar negeri

Liburan ke luar negeri memang menyenangkan. Akan tetapi, aktivitas ini tidak bisa dibilang murah. Tak heran bila opsi liburan ini dikategorikan dalam kebutuhan tersier.

Ingin mencari destinasi liburan yang murah dan berbiaya murah? Di Indonesia masih ada banyak kok. Tidak perlu khawatir!

Cara kelola kebutuhan dan keinginan dengan bijak

Bagaimana sesungguhya cara untuk mengelola kebutuhan dan keinginan dengan bijak? Simak tips praktisnya berikut ini:

Hindari melihat berbagai produk dari merek saja

Ada barang kebutuhan primer yang menjadi barang mewah karena penambahan nilai lewat merek. Misalnya, pakaian yang merupakan kebutuhan primer, namun bila diproduksi oleh merek mewah akan jadi barang mewah dengan harga yang mahal.

Hindari melihat produk semata dari merek saja. Perhatikan fungsinya dalam memilih suatu barang. Jangan sampai tergoda, ya!

Selalu buat skala prioritas

Salah satu cara mudah untuk membedakan kebutuhan dan keinginan adalah dengan membuat skala prioritas. Jika ada barang atau jasa yang prioritasnya tidak terlalu penting, kamu bisa menggolongkannya sebagai kebutuhan yang bukan utama.

Dengan adanya daftar prioritas, kamu bisa lebih fokus untuk memenuhi kebutuhan utama terlebih dahulu. Dengan begitu, kamu bisa punya kontrol yang lebih baik terhadap diri sendiri.

Jangan terlalu sering jalan-jalan ke pusat perbelanjaan

Jika stres, lebih baik hindari jalan-jalan ke pusat perbelanjaan. Ini perlu dilakukan agar kamu terhindar dari impulsive buying.

Di pusat perbelanjaan ada banyak toko yang menawarkan barang yang menggiurkan. Jangan sampai menghabiskan uang untuk barang-barang yang tidak dibutuhkan, ya!

BACA JUGA: 9 Cara Self Healing Terbaik Dengan Budget Minim

Nah, itulah yang dimaksud dengan kebutuhan tersier dan bagaimana tips mengelola kebutuhan dan keinginan. Jika butuh solusi finansial untuk kebutuhan mendesak, Easycash yang sudah berizin dan diawasi OJK bisa jadi jawabannya.

Download
Download App
Google Play
Google Play QR
App Store
App Store QR