7 Hal yang Harus Diketahui Pemula Sebelum Belajar Melukis
Banyak orang ingin belajar melukis, namun bingung harus mulai dari mana. Apakah sebaiknya mulai dari membeli peralatan melukis seperti cat air, buku sketsa, dan pensil warna, atau memutuskan media apa yang digunakan untuk melukis terlebih dahulu. Kebingungan ini seringkali membuat pemula yang ingin belajar melukis kehilangan semangat di awal, bahkan sebelum menyentuh kuas pertamanya.
Artikel ini akan memberikan panduan praktis dan sederhana untuk pemula agar belajar melukis menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
BACA JUGA: 9 Hobi yang Bermanfaar dan Bisa Hasilkan Cuan
1. Pilih Jenis Media yang Tepat
Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum memulai belajar melukis adalah menentukan media apa yang akan digunakan. Secara umum, ada dua teknik melukis dengan media berbeda yang dapat Anda pilih, yakni hand drawing, dan digital painting.
Hand drawing atau melukis dengan media tradisional adalah metode melukis dengan menggunakan alat fisik seperti kanvas, kertas sketsa, atau cat air.
Pemula dapat memulainya menggunakan alat yang murah, dan bahkan dapat ditemukan di rumah, contohnya kertas, pensil, dan cat air sederhana. Keunggulan dari hand drawing juga terletak pada tactile experience, yaitu sensasi nyata yang dirasakan saat tangan menyentuh media. Hasil gambar yang dihasilkan juga memiliki visual dan karakter unik, yang tidak dapat digantikan oleh media lain.
Yang kedua adalah digital painting. Digital painting menggunakan perangkat yang lebih canggih seperti tablet dan stylus, serta didukung oleh aplikasi olah gambar seperti Procreate, IbisPaint, atau Photoshop.
Media ini cocok bagi Anda yang ingin terjun ke bidang desain grafis, atau ilustrasi digital. Kelebihan digital painting dibandingkan dengan media yang lain adalah fleksibilitasnya yang tinggi. Menghapus, membuat pola, dan bereksperimen menggunakan digital painting jauh lebih bebas daripada menggunakan media fisik.
2. Kenali Berbagai Jenis Cat dan Alat
Setelah menentukan media gambar, langkah berikutnya adalah memahami berbagai jenis bahan dan alat, sehingga lebih mudah untuk menentukan bahan yang cocok dengan kebutuhan dan lukisan yang akan Anda buat. Berikut beberapa jenis media dan fungsinya:
a.Watercolor (Cat Air)
Cat air adalah cat berbahan dasar minyak yang larut dalam air. Cat ini relatif lebih murah daripada tipe cat yang lain. Karakteristiknya ringan dan transparan, cocok untuk melatih penguasaan warna dasar.
b. Acrylic (Cat Akrilik)
Cat akrilik adalah cat yang biasa digunakan untuk melukis karena memiliki beragam warna dan pigmen. Karakteristiknya cepat kering, berwarna pekat, dan bisa ditumpuk dengan mudah. Cat tipe ini cocok untuk pemula yang ingin bereksperimen dengan warna dan tekstur.
c. Pensil dan Sketsa
Pensil dan sketsa merupakan alat dasar untuk belajar pola, garis, dan proporsi. Hal ini wajib dikuasai oleh semua pelukis.
d. Tablet dan Software
Tablet dan Software adalah media yang digunakan jika Anda tertarik untuk menekuni digital painting. Procreate pada iPad, Photoshop pada desktop, dan IbisPaint pada aplikasi mobile adalah pilihan populer yang banyak disukai oleh orang-orang. Semuanya bagus, tinggal menyesuaikan budget dan kebutuhan Anda.
3. Mulai dengan Proyek Kecil dan Sederhana
Kesalahan umum yang dilakukan oleh pemula yang sedang belajar melukis adalah ingin langsung mengerjakan karya yang besar dan rumit. Padahal cara melukis untuk pemula yang terbaik dan mudah dilakukan adalah mulai dari hal kecil dan sederhana terlebih dahulu.
Pilih obyek yang ada disekitar untuk melatih kemampuan. Anda bisa coba menggambar pola geometris, atau benda di sekitar seperti gelas dan bunga. Latihan seperti ini akan membantu untuk memahami bentuk dasar, mengeksplorasi tekstur, warna dan pencahayaan. Selain itu, setiap proyek kecil yang berhasil diselesaikan akan menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat untuk terus belajar melukis.
4. Buat Jadwal dan Rutinitas Belajar
Melukis sama seperti keterampilan yang lain, membutuhkan ketekunan agar semakin terasah. Seperti kata Vincent van Gogh, Great things are done by a series of small things brought together, latihan rutin yang konsisten walaupun singkat akan jauh lebih efektif daripada latihan panjang namun jarang dilakukan.
Coba luangkan waktu 20 hingga 30 menit setiap hari, atau beberapa sesi per minggu untuk berlatih melukis. Anda bisa mendokumentasikan karya yang Anda buat di sosial media, atau sekedar menyimpannya ke dalam jurnal pribadi.
Seiring waktu, saat karya-karya itu terkumpul, Anda akan melihat perkembangan yang nyata, mulai dari hasil di hari pertama hingga bulan-bulan berikutnya. Melihat progres tersebut dapat menjadi motivasi besar untuk terus belajar melukis dan berkembang.
5. Jangan Takut Mencoba dan Salah
Setiap seniman besar pasti pernah mengalami saat-saat dimana karyanya tidak sesuai harapan. Namun setiap kegagalan adalah langkah menuju hasil yang lebih baik. Oleh karena itu, jangan takut membuat kesalahan.
Lakukan eksperimen dengan warna, alat, atau gaya melukis yang berbeda. Kadang dari kesalahan yang dibuat, Anda bisa menemukan teknik baru, yang menjadi ciri khas lukisan masing-masing. Yang paling penting selalu fokus pada proses belajar, bukan pada hasil yang sempurna.
6. Cari Inspirasi dan Sumber Belajar yang Tepat
Anda bisa mencari inspirasi dari mana saja untuk belajar melukis. Dari foto, alam sekitar, akun media sosial, atau grup komunitas. Kemudian temukan sumber belajar yang sesuai dengan level pemula, contohnya seperti buku cara membuat lukisan untuk pemula, tutorial Youtube, dan kursus online. Beberapa channel youtube bahkan menyediakan latihan langkah-langkah melukis yang mudah diikuti. Mengikuti kelas melukis bersama ahli, atau bergabung dengan komunitas juga merupakan ide yang sangat bagus karena dapat berdiskusi dengan sesama seniman, mendapatkan masukan, dan mempunyai ruang untuk bertumbuh bersama.
Namun, sebaiknya hindari mengambil terlalu banyak referensi karena akan membuat Anda semakin bingung dan ragu untuk memulai.
7. Nikmati Proses dan Tetapkan Tujuan Kecil
Pada akhirnya melukis adalah perjalanan pribadi, bukan sebuah perlombaan. Tetapkan tujuan kecil yang realistis, seperti menyelesaikan satu karya perminggu, atau mengisi satu halaman sketsa setiap hari.
Tujuan-tujuan sederhana seperti ini akan membantu Anda tetap termotivasi tanpa merasa terbebani. Nikmati proses belajar melukis, dari mulai memilih warna, mencampur cat, hingga menambahkan detail terakhir. Fokus pada kesenangan dan perkembangan pribadi, jangan membandingkan dengan hasil karya orang lain, karena setiap orang memiliki gaya dan cara melukis masing-masing.
Penutup
Pada akhirnya, melukis adalah kebebasan untuk berekspresi. Jangan takut untuk bereksplorasi, dan jangan terpaku dengan satu macam media saja, coba berbagai macam media dan alat. Ingat, tidak ada karya yang sempurna, namun setiap goresan yang Anda buat hari ini akan membawa satu langkah lebih dekat dengan impian.
Salah satu cara mengembangkan kemampuan adalah dengan mengikuti kelas melukis, karena Anda akan belajar langsung dari ahlinya. Namun, kadang hambatan seperti biaya kursus yang cukup tinggi dapat membuat rencana tersebut tertunda.
BACA JUGA: 15 Ide Usaha Rumahan Kreatif Dengan Modal Minim
Jika itu terjadi, jangan biarkan anggaran menjadi alasan untuk berhenti berkembang. Ada banyak cara untuk tetap melangkah, salah satunya dengan memanfaatkan layanan pinjaman yang aman dan terpercaya. Di Easycash, kami dapat memberikan solusi untuk Anda ketika membutuhkan pendanaan cepat. Tidak perlu khawatir, kami juga telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga penggunaannya tetap aman dan minim resiko.



