Piramida Perencanaan Keuangan: Definisi, Komponen, dan Manfaatnya
Istilah piramida perencanaan keuangan tentu sudah tidak asing lagi, apalagi bagi kamu yang peduli tentang manajemen finansial atau gemar berinvestasi. Apa sebenarnya manfaat dari konsep pengelolaan keuangan ini? Simak yuk informasi singkatnya dalam artikel berikut.
Apa Itu Piramida Perencanaan Keuangan
Secara singkat, piramida perencanaan keuangan merupakan kerangka kerja yang bisa digunakan untuk mengatur prioritas keuangan secara bertahap, membangun fondasi kuat (arus kas, dana darurat, asuransi), tujuan jangka menengah (cicilan dana pendidikan) hingga tujuan jangka panjang.
BACA JUGA: 7 Tips Mengatur Keuangan Bagi Pasangan Muda
Kenapa harus berbentuk piramida? Hal ini berangkat dari konsep piramida sebagai elemen artsitektur terkokoh yang semakin mengerucut ke atas. Artinya, individu harus bisa membangun fondasi keuangan yang kokoh dari bawah. Perlahan-lahan, semakin naik mengerucut ke atas.
Apa Saja Komponen Piramida Perencanaan Keuangan?
Berikut ini adalah beberapa komponen dalam piramida perencanaan keuangan yang perlu kamu pahami:
1. Pengelolaan
Cash flow adalah arus pemasukan dan pengeluaraan keuangan. Agar cash flow milikmu positif, maka kamu harus punya pemasukan yang lebih besar daripada pengeluaran.
2. Dana darurat
Kamu juga harus bisa menyiapkan dana darurat, yaitu dana khusus untuk berbagai kebutuhanmu jika mengalami kondisi darurat. Salah satu strategi yang bisa dilakukan seseorang, misalnya dengan membuat tabungan khusus untuk alokasi dana darurat.
3. Kebutuhan keuangan lain
Dalam piramida perencanaan keuangan, ada juga komponen beruba berbagai kebutuhan lain yang harus dipenuhi. Misalnya, jika sudah berkeluarga, kamu berkewajiban untuk menanggung kebutuhan anggota keluarga yang lain.
4. Dana pensiun
Jangan lupa untuk menyiapkan dana pension sedari dini. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi khawatir dengan kondisi masa tua di masa depan.
5. Warisan
Kamu bisa menempatkan warisan di bagian puncak. Warisan harus bersifat tidak mendesak dan di luar kebutuhan pribadi. Jangan lupa, warisan juga hanya boleh diberikan jika memang ada sisa kekayaan yang benar-benar tidak terpakai.
Manfaat Piramida Perencanaan Keuangan

Mengapa generasi muda perlu memahami konsep tentang piramida perencanaan keuangan? Berikut adalah beberapa alasannya:
Prioritas keuangan jadi lebih jelas
Kebutuhan primer, sekunder, dan tersier jadi lebih jelas karena ada tampilan visual yang mudah dipahami. Dengan begitu, kamu jadi lebih paham mana kebutuhan yang perlu lebih diperhatikan.
Pengambilan keputusan yang tepat
Piramida perencanaan keuangan bisa membantu individu dalam melakukan evaluasi matang demi menghindari kesalahan fatal. Mereka juga bisa mengambil keputusan atas produk finansial yang tepat sesuai dengan kebutuhan.
Tujuan keuangan jadi lebih terukur
Individu bisa menjadikan piramida ini sebagai pedoman untuk melakukan berbagai Upaya dalam mencapai target keuangan yang lebih realistis.
Jika kamu ingin mencari tahu tentang konsep Piramida Perencanaan Keuangan dan berbagai tips pengelolaan keuangan yang cermat, segera unduh MOJANG (Modul Bijak Keuangan). Kamu bisa dapatkan beragam tips menarik seputar budgeting, piilihan investasi, hingga manajemen keuangan sehari-hari.
BACA JUGA: Manajemen Keuangan Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan
Nah, itulah definisi dan manfaat dari piramida perencanaan keuangan. Jika butuh solusi finansial untuk kebutuhan mendesak, Easycash menawarkan produk pinjaman dengan bunga relatif rendah dan tenor yang panjang.



