Seberapa Banyak yang Anda Tahu tentang Konsumsi Korean Wave di Indonesia?
Fenomena Korean Wave atau Hallyu, memang tidak hanya soal hiburan, tetapi juga telah memengaruhi pola konsumsi masyarakat Indonesia. Dari musik, drama, hingga gaya hidup, banyak orang rela mengeluarkan uang untuk mengikuti tren ini. Pertanyaannya, bagaimana sebenarnya orang Indonesia membelanjakan uang mereka untuk mengikuti Hallyu, dan perubahan apa yang terjadi pada gaya hidup?
Data Menunjukkan: Seberapa Cinta Indonesia pada Korean Wave?
Minat dan kecintaan masyarakat Indonesia terhadap Korean Wave memang terbilang tinggi. Berdasarkan Survei Hallyu Luar Negeri 2024 yang dirilis langsung oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan (MCST) bersama KOFICE, Indonesia menempati posisi pertama di dunia responden yang menyukai konten budaya Korea[1]. (Survei tersebut mencakup 25.000 responden di 26 negara, termasuk Indonesia.)
Selain itu, dalam hal musik, melansir dari data Luminate 2023, pasar streaming K-Pop terbesar ketiga di dunia, adalah Indonesia dengan angka mencapai 7,4 miliar stream. Melansir dari survei dalam negeri, K-Pop juga menjadi genre musik favorit banyak masyarakat Indonesia, mencapai angka 31%[2,3].
Berbagai data tersebut tentu bukan hanya sekedar angka. Ini menunjukkan bahwa memang konsumsi Korean Wave di Indonesia tergolong tinggi, khususnya untuk kalangan Gen Z dan milenial.
Menonton Apa dan Bagaimana Mengikuti: “Konsumsi Korean Wave” di Tingkat Konten
Ada sejumlah tipe konten Hallyu yang sangat disukai dan merajai pasar hiburan tanah air. Inilah berbagai konten tersebut sekaligus peta konsumsinya:
1. K-Pop
Korean Pop atau Kpop seringkali menjadi gerbang masuknya penggemar ke ekosistem Korean Wave. Bentuk konsumsi musik Korea juga tidak terbatas pada mendengarkan musik saja. Akan tetapi, penggemar juga aktif untuk membeli album fisik, membeli merchandise resmi, sampai mengikuti kegiatan voting atau streaming massal.
2. K-Drama
Sejak munculnya tren Hallyu, ada banyak drama Korea yang mendominasi pasar streaming dan hiburan Indonesia. Masyarakat seringkali menikmati tontonan K-Drama melalui platform streaming populer seperti Netflix maupun Viu.
Konsumsi K-Drama mendorong pengeluaran seperti berlangganan platform streaming, pembelian paket data internet, sampai pembelian produk yang muncul dalam drama (product placement). Tidak jarang makanan atau produk skincare yang muncul di suatu drama Korea, bisa menjadi tren di Indonesia.
3. Konser
Konser memang menjadi pengeluaran paling besar untuk penggemar Korean Wave. Pasalnya, Indonesia sering menjadi tuan rumah puluhan idola Korea setiap tahunnya. Harga tiket konser artis Korea sendiri sangat bervariasi, mulai dari Rp900.000 sampai puluhan juta rupiah tergantung kelas tiket.
Biaya tersebut belum ditambah dengan pengeluaran lain terkait konser. Mulai dari biaya untuk akomodasi, outfit, transportasi, sampai ke berbagai merchandise.
4. Konten Lain (Variety Show, dan sebagainya)
Tidak hanya terbatas pada musik dan drama, penggemar Hallyu juga umumnya menghabiskan waktu untuk menonton variety show Korea. Running Man atau 2 Days & 1 Night adalah contoh variety show Korea yang terkenal di Indonesia. Penggemar bahkan rela mengeluarkan biaya untuk berlangganan platform streaming agar bisa mengikuti jadwal tayang variety show tersebut.
BACA JUGA: 26 Tips Menabung Untuk Mahasiswa Agar Keuangan Tidak Boncos!
Korean-style dalam Gaya Hidup
Paparan Korean Wave bukan hanya tercermin dalam model konsumsi hiburan masyarakat Indonesia. Lebih dari itu, juga berpengaruh pada gaya hidup yang cenderung mengikuti gaya Korea, seperti berikut:
1. Estetika dan Ekspresi Diri
Pengaruh terbesar dari Korean Wave yang langsung bisa Anda lihat adalah pada estetika dan ekspresi diri, misalnya make up, gaya rambut, gaya foto, sampai ke bentuk tubuh. Produk kecantikan Korea atau K-Beauty juga mendapatkan perhatian yang besar dan tumbuh pesat di Indonesia.
Belum lagi dengan adanya berbagai tren seperti glass skin, pemakaian serum, lip tint, sheet mask, sampai ke cara merawat kulit orang Korea. Semuanya seolah menjadi tren di tanah air. Belum lagi dengan fashion gaya idol Korea yang juga banyak menjamur.
2. Sosial dan Bahasa
Banyak penggemar Korea di Indonesia yang pada akhirnya tertarik untuk mempelajari aspek sosial dan bahasa Korea Selatan. Kosakata sederhana seperti daebak, unnie, oppa, hyung, saranghae, hwaiting, dan annyeong, seringkali menjadi bagian dari budaya penggemar Korea di tanah air. Tidak jarang bahkan ada yang sampai mengikuti kursus resmi agar bisa menguasai bahasa Korea.
3. Kebiasaan Konsumsi
Korean Wave di Indonesia juga berpengaruh terhadap konsumsi produk-produk asal Korea. Mulai dari skincare, kosmetik, fashion, sampai makanan. Ini juga diperkuat dengan brand ambassador yang melibatkan idol atau artis Korea untuk promosi. Pada akhirnya, inilah yang kemudian mendorong kebiasaan konsumsi konten dan produk Korea di Indonesia, menjadi semakin besar.
4. Perusahaan Lokal dan Investasi Terkait
Kecerdasan bisnis lokal Indonesia terlihat dari bagaimana merek-merek lokal merespons tren Hallyu. Ada sejumlah merek skincare lokal seperti Azarine dan Somethinc yang menggandeng bintang Korea sebagai brand ambassador.
Bukan tanpa alasan, strategi ini terbukti efektif mendongkrak penjualan dan relevansi merek di kalangan penggemar K-Pop. Bahkan platform e-commerce seperti Tokopedia dan Blibli pernah menggandeng grup boyband Korea sebagai wajah kampanye mereka.
Memanfaatkan Easycash
BACA JUGA: Easycash, Legal atau Ilegal? Berikut Ini Faktanya!
Tren Korean Wave memang berpengaruh besar terhadap gaya konsumsi dan pengeluaran sehari-hari generasi Z dan milenial di Indonesia. Berbagai bentuk hiburan seperti musik sampai drama, juga laris dikonsumsi di tanah air dengan angka penjualan yang tergolong tinggi. Akan tetapi, muncul masalah baru, karena konsumsi tersebut membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Pada kenyataannya, banyak penggemar yang harus mengelola pengeluaran dengan bijak, di tengah keterbatasan finansial. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang pada akhirnya harus memanfaatkan layanan fintech digital untuk menutup selisih keuangan akibat kemampuan kas dan keinginan.
Di Easycash, kami memahami betul bahwa kebutuhan anak muda saat ini sudah berkembang. Korean Wave sudah menciptakan kategori pengeluaran baru yang tidak bisa Anda abaikan. Oleh karena itu, kami menawarkan 2 (dua) solusi yang relevan bagi Anda yang ingin menikmati hiburan Hallyu secara bijak dan terencana:
1. Pinjaman
Easycash menyediakan layanan pinjaman online yang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK. Bagi Anda yang bertanya, Easycash cair berapa lama? Proses pencairan dana pinjaman di Easycash berlangsung cepat.
Anda hanya perlu menyiapkan KTP dan ikuti langkah pengajuan di aplikasi. Setelah itu, sistem kami akan melakukan penilaian kredit dalam 3 menit, kemudian dana akan langsung ditransfer ke rekening.
Sebagai pinjaman online bunga rendah tenor 12 bulan, limit pinjaman Easycash pun fleksibel hingga Rp100 juta. Informasi perihal seluruh biaya juga transparan sejak awal dan tidak ada beban biaya tersembunyi.
Bunga mulai 0,01% tanpa agunan - Klik di sini, jika anda membutuhkan dana darurat!
Pinjaman dari Easycash bisa menjadi solusi jika Anda membutuhkan dana mendesak untuk kebutuhan konsumsi Korean Wave. Akan tetapi, kami selalu mengingatkan untuk menggunakan pinjaman dengan bijak dan terukur.
BACA JUGA: Panduan Lengkap Pinjaman Online Tenor 12 Bulan: Tips Hindari Risiko
2. Pendanaan
Layanan pendanaan Easycash bisa menjadi solusi bagi Anda yang ingin memanfaatkan Korean Wave sebagai peluang untuk investasi. Di Easycash, Anda bisa bertindak sebagai pemberi dana di ekosistem keuangan yang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK.
Setelah itu, Anda bisa memilih produk pendanaan sesuai dengan kebutuhan dan dapatkan imbal hasil dari pendanaan tersebut. Bahkan Anda bisa mendapatkan peluang imbal hasil sampai 20% per tahunnya.
Kesimpulan
Korean Wave atau Hallyu bukan hanya sekedar tren, tapi juga menjadi bagian dari gaya hidup dan konsumsi hiburan generasi Z dan milenial di tanah air. Mengelola pengeluaran secara cerdas adalah kunci menikmati hiburan Hallyu yang tidak membebani finansial. Easycash siap menjadi solusi jika dibutuhkan.
Referensi:
[1]https://www.mcst.go.kr/english/policy/pressView.jsp?pSeq=383



