Fraud Triangle Adalah: Arti, Tahapan, dan Jenisnya
Pernahkan kamu mendengar istilah tentang Fraud Triangle? “Segitiga kecemasan”, istilah ini kerap digaungkan ketika ada pihak yang berbicara tentang penipuan. Apa definisi jelasnya, dan bagaimana berlangsung tahapannya? Simak informasinya dalam artikel berikut.
Apa itu Fraud Triangle?
Secara singkat, Fraud bisa dikatakan sebagai Upaya untuk menguntungkan diri sendiri atau golongan tertentu dengan cara ilegal atau melanggar hukum.
BACA JUGA: Waspada Modus Penipuan Tagihan Pinjaman Online Ilegal
Siapa saja tentu berpotensi untuk melakukan fraud, apalagi jika kamu bekerja atau memiliki lingkup bisnis dengan jumlah karyawan yang banyak. Fraud yang terjadi secara disengaja ini bisa
Teori fraud triangle dikembangkan oleh Donald R. Cressey, dengan pemaparan pertama kalinya berlangsung dalam buku karyanya yang bertajuk Delinquency in a Birth Cohort (1953) Cressey berpendapat bahwa ada tiga tahapan penting yang memengaruhi seseorang untuk melakukan kecurangan. Alurnya bisa digambarkan dalam bentuk triangle, atau segitiga.
Tahapan Fraud Triangle yang Perlu Kamu Ketahui
Apa saja tahapan dalam fraud triangle yang perlu kamu ketahui? Simak informasinya di bawah ini:
Tekanan (Pressure)
Seseorang yang melakukan fraud pasti memiliki motivasi atau dorongan tersendiri. Misalnya, seorang pegawai menggelapkan dana perusahaan untuk digunakan memenuhi gaya hidup yang tinggi.
Masalah finansial biasanya menjadi salah satu tekanan paling besar yang mendorong seseorang melakukan fraud.
Peluang (Opportunity)
Peluang merupakan kesempatan bagi seorang individu untuk melakukan tindakan kecurangan. Ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang melakukan fraud. Beberapa di antaranya adalah: kendali lemah perusaha, SOP yang tidak kondusif, dan situasi kerja yang kurang kondusif.
Pembenaran (Rationalize)
Saat tindakan fraud sudah terdeteksi, pelaku biasanya akan memberikan alasan rasional sebagai bentuk pembelaan diri.
Rasionalisasi terjadi untuk menjadikan kesalahannya sebagai perbuatan yang wajar untuk dilakukan.
3 Jenis Fraud Triangle dalam Keuangan dan Bisnis
Berikut ini adalah beberapa tindak penipuan yang dipengaruhi fraud triangle yang biasa ditemukan dalam keuangan dan bisnis:
Pencurian data keuangan perusahaan
Tindakan ini dilakukan pelaku untuk kepentingan pribadinya. Data keuangan, seperti informasi kartu kredit, rekening bank, dan data transaksi, dicuri untuk nantinya dijual di pasar gelap atau digunakan untuk penipuan identitas guna mendapatkan uang.
Penyalahgunaan biaya tagihan perusahaan
Modus kejahatan ini biasanya berupa pembuatan faktur palsu untuk pengeluaran fiktif. Hal ini jelas bisa menjadi kerugian besar bagi perusahaan atau bisnis jika terjadi berulang kali.
Penyelewengan laporan keuangan
Pelaku biasanya melakukan penyelewengan laporan keuangan untuk mengganti atau bahkan menghilangkan laporan keuangan pada periode tertentu. Hal ini dilakukan untuk mendukung modus kejahatannya, misalnya karena dia sudah menggunakan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi.
BACA JUGA: 5 Modus Penipuan Terbaru Lewat Whatsapp
Lebih Bijak Atur Keuangan Dengan MOJANG

Ingin tahu tips dan trik atur keuangan dengan bijak di Era digital? Segera untuk MOJANG (Modul Bijak Keuangan) yang merupakan hasil kolaborasi Easycash dengan AFTECH dan IARFC! Penasaran? Kamu bisa scan QR code pada banner di atas atau langsung unduh file digitalnya di sini.
Nah, itulah tahapan dan jenis fraud triangle yang perlu kamu pahami. Jika butuh solusi finansial yang mudah dan terpercaha, Easycash menawarkan produk pinjaman dengan bunga relatif rendah dan pilihan tenor panjang.



